5 Hal yang Harus Dihindari Saat Memilih Nama Bisnis atau Membeli Domain

Bagaimana-Cara-Memilih-Nama-Perusahaan-Baru-Perencana-Keuangan-Independen-Finansialku

Memilih nama untuk bisnis baru atau membeli nama domain bisa menjadi kebingungan yang nyata. Dalam artikel kali ini, kami akan membacakan lima hal yang perlu Anda hindari saat menentukan nama bisnis Anda, dan membeli nama domain untuk digunakan bersamaan. Tidak ada yang rumit atau teknis di sini, namun ada beberapa saran penting yang akan membantu Anda menghindari beberapa kemungkinan kesalahan.

1.        Menggunakan nama yang sudah diambil

Ini sangat jelas, tapi masih ada sesuatu yang perlu dipikirkan. Paling tidak, memilih nama bisnis yang sudah diambil orang lain akan membingungkan pelanggan. Kemungkinan paling buruk, Anda akhirnya dituntut karena melanggar merek dagang seseorang. Dan tentu saja, jika Anda menggunakan nama bisnis yang sudah diambil, kemungkinan nama domain juga sudah diambil. Lakukan banyak penelitian sebelum Anda menyetujui sebuah nama. Pastikan untuk memeriksa merek dagang terdaftar untuk menghindari masalah hukum, dan juga periksa apakah nama perusahaan pilihan Anda tersedia sebagai nama domain.

2.       Nama yang rumit

Facebook, Google, Apple. Mereka semua adalah nama yang pendek, mudah dieja dan mudah diingat. Dan Anda juga tahu bahwa jika Anda memasukkan “.com” setelah nama-nama itu, Anda akan berakhir di situs web perusahaan itu. Sekarang bayangkan sebuah bisnis bernama THJL Top Kent Plumbers. Jika saya harus mengingat nama itu dalam waktu 30 detik, saya yakin Anda pasti sudah melupakannya. Dan bila Anda mengubahnya menjadi nama domain, itu akan semakin tidak berkesan. THJLTopKentPlumbers.com terdengar dan terlihat mengerikan.Jaga nama bisnis dan nama domain anda sederhana. Hindari menggunakan karakter khusus. Untuk keakuratan dan mudah diketik, nama Anda harus sesingkat mungkin. Nama pendek juga lebih mudah untuk dibagikan di media sosial dimana ada batas karakter. Kami juga sangat menyarankan agar Anda menghindari angka dan tanda hubung atas nama Anda.

3.       Kehilangan domain Anda

Saat Anda meluncurkan bisnis, Anda memilih nama yang sempurna dan memeriksa nama domain masih tersedia, tapi Anda tidak memerlukan situs web dulu, jadi Anda tidak membeli nama domain tersebut. Setelah satu atau dua tahun pertumbuhan, Anda memutuskan untuk melakukan ekspansi ke penjualan online. Anda pergi untuk membeli nama domain yang sesuai dengan nama bisnis dan ternyata sudah digunakan oleh orang lain.Hal ini bisa sangat membuat frustrasi. Jadi, sebaiknya segera daftarkan nama domain yang cocok dengan bisnis Anda. Biaya nama domain tidak sebanding dengan biaya tindakan hukum yang berkepanjangan.

4.       Mengikuti tren

Pertimbangkan dengan saksama jika Anda yakin nama yang dipilih akan menjadi tren jangka panjang atau akan menandai merek Anda dari era tertentu, gaya yang mungkin berpindah dari waktu ke waktu. Memilih nama karena sedang tren bisa meninggalkan Anda dengan bisnis yang kedengarannya ketinggalan jaman. Jika itu terjadi, Anda mungkin harus mengubah citra bisnis, yang akan menghabiskan biaya yang mungkin tidak dapat Anda bayar. Pilihlah nama karena Anda suka, bukan karena Anda pikir itu sedang tren.

5.       Memutuskan sendiri

Memilih nama bisnis mungkin terasa seperti keputusan yang sangat pribadi. Tapi sebenarnya Anda sedang mencari nama yang harus disukai dan diingat calon pelanggan. Jika Anda tidak keberatan, Anda bisa bertanya kepada beberapa teman tentang apa yang mereka pikirkan.Cobalah untuk mengumpulkan umpan balik yang jujur tentang apa yang menarik dan apa yang bisa diperbaiki. Ini tidak berarti bahwa Anda perlu mengubah pilihan, tetapi Anda mungkin ingin memberi penekanan pada manfaat tertentu dalam usaha pemasaran awal.

Sejarah Singkat Tentang Nama Domain

internet

Pada akhir tahun 1985, ada total enam nama domain yang terdaftar di dunia. Jumlah itu telah diperluas menjadi 265 juta nama yang terdaftar secara global menurut Verisign. Saat ini nampaknya pas untuk mengakui bahwa alamat jaringan atau nama domain sangat membantu kita menavigasi kegiatan di internet. Di bawah ini kami memiliki sejarah singkat mengenai momen paling berpengaruh dan menarik tentang nama domain.

1985: Domain .com Yang Pertama

Pada tanggal 15 Maret 1985, Symbolics Inc, produsen komputer di Massachusetts mendaftarkan nama domain mereka yaitu Symbolics.com. Ini menjadi nama domain .com pertama yang ada di dunia. Symbolics.com tetap berada di bawah kepemilikan yang sama sampai 25 tahun kemudian. Pada tahun 2009, nama domain tersebut dibeli oleh XF.com Investments.

1995: Pendaftaran Nama Domain Tidak Lagi Gratis

Sebelum tahun 1995, siapa saja yang menginginkan nama domain bisa mendaftar secara gratis. Itu semua berubah ketika National Science Foundation diberikan wewenang tentang biaya untuk pendaftaran oleh perusahaan konsultan teknologi, Network Solutions. Harga domain mulai dari $100 untuk pendaftaran dua tahun pertama.

1998: Privatisasi DNS dan ICANN

Pada tahun 1998, Departemen Perdagangan di bawah desakan Presiden Clinton, mengeluarkan proposal privatisasi untuk Domain Name System (DNS) yang kemudian dikuasai oleh pemerintah AS. Dokumen yang dikenal sebagai “Green Paper” diciptakan dengan tujuan untuk peningkatan persaingan di pasar dan mendorong lebih banyak partisipasi internasional. Kritik publik terhadap dokumen tersebut menyebabkan terciptanya “White Paper” yang menunjukkan keprihatinan terhadap dokumen asli dan menyebabkan pembentukan ICANN (Internet Corporation for Assigned Names and Numbers).

2003: Kebenaran Dalam Undang-Undang Nama Domain

Dimasukkan ke dalam Undang-Undang PROTECT 2003, bagian ini menetapkan hukuman bagi pencipta nama domain untuk penipuan, yang memancing pengguna ke situs pornografi tanpa persetujuan mereka. Pelaku awal yang melakukannya seperti “Bobthebuilder.com” dan Teltubbies.com”, keduanya menyebabkan pengunjung ke situs porno yang disebut “Hanky Panky College”.

2007: Penjualan Domain Paling Mahal

Domain paling mahal yang pernah terjual adalah VacationRentals.com dengan harga $35 juta atau setara dengan Rp.397,7 miliar. Uniknya, sang pembeli domain tersebut, Ben Sharples, mengaku membeli situs itu agar tidak dipakai oleh kompetitornya, Expedia. Nama domain lain yang tercatat dengan harga yang sangat mahal yaitu sex.com. Domain tersebut terjual hingga $13 juta atau setara dengan Rp.147,7 miliar pada tahun 2010.

2012: Seseorang Mendaftarkan 14.962 Domain Dalam Waktu 24 Jam

Pada bulan April 2012, Mike Mann, seorang spekulan domain mendaftarkan hampir 15.000 nama domain dalam rentang waktu 24 jam. Dalam penjelasan tindakannya, dia berkata “Saya benar-benar serakah. Saya ingin memiliki dunia”.

2013: Internet Kehabisan Empat Kombinasi Nama Untuk Domain .com

Pada bulan Desember 2013, WhoAPI, sebuah startup analisis data domain mengungkapkan bahwa kemungkinan setiap kombinasi dari empat huruf nama domain .com telah terdaftar. Mulai dari AAAA.com hingga ZZZZ.com, total 456.976 kombinasi telah habis. Kombinasi tiga huruf .com telah habis digunakan sejak 1997.

2014: Lebih Dari 100 Top Level Domain (TLD) Baru Ditambahkan

Top Level Domain atau ekstensi merupakan teks yang banyak dikenali pengguna web dan terletak pada akhir URL seperti .com, .org, .net, dan sebagainya. Baru-baru ini, lebih dari 100 TLD baru yang ditambahkan. Hal ini meningkatkan kemungkinan munculnya situs-situs baru secara eksponensial. Beberapa TLD baru yang didaftarkan kemungkinan baru kata-kata umum seperti .music, .cars, serta nama-nama perusahaan seperti .apple, .hyundai, .samsung.

 

5 Tips Mudah Membuat Website Yang Baik Untuk Bisnis Kita

Apakah anda adalah seorang pemilik bisnis yang sedang mempertimbangkan untuk membuat website? Sebuah usaha, sekecil apapun itu, di era sekarang ini akan sangat membutuhkan webste yang baik untuk membantu menginformasikan dan menjual suatu produk kepada pelanggan yang potensial. Untuk anda yang belum mengetahui bagaimana membuat website yang baik, sekilas memang tampak membingungkan, namun sebenarnya hal tersebut tidaklah serumit yang dibayangkan. Simak lima tips mudah membuat website yang baik untuk bisnis kita.

Continue reading 5 Tips Mudah Membuat Website Yang Baik Untuk Bisnis Kita